Langsung ke konten utama

Lost of Memory

Diantara Ribuan hari yang berlalu, ku olah kata menjadi cerita
cerita biasa (yang) melukiskan kisah diri diantara pertemuan-pertemuan jutaan manusia yang pernah kulihat dan kusapa. Tulisan yang senantiasa setia menemani mengajakku bercerita, berceloteh diantara cerita umpatan dan sanjungan. Tulisan yang senantiasa mengajakku tuk belajar tak melupa, ditengah memori yang seakan semakin parah tuk melupa dan berkata

Beberapa bulan terakhir ini ada yang terasa aneh, mengganjal dalam ingatanku. Memori seakan perlahan-lahan melumpuh. sulit mengingat, kosakata terasa berkurang, padahal biasa tergunakan. Kesulitan beradaptasi dan berbicara dengan orang baru, terasa kelu dan kaku padahal untuk hal itu bukanlah hal yang sulit tuk saya lakukan dulu.Iini aneh tak biasanya. terjadi diluar kuasaku, meski trus berkuasa menarik kembali semanya. Butuh rentang waktu 3 hari bahkan seminggu tuk mengingat, itupun harus dengan paksaan. Entah....,Ku serahkan pada-Mu ya Rabb sang Pemilik Kesempurnaan. ku hanya berteduh di bawah naungan dan lindungan-Mu. Kiranya ini adalah petunjukMu tuk ku semakin dekat dalam pangkuanMu.

Ditengah sulitnya memejamkan mata dan heningnya malam
Medibrata(dalam) pergantian hari menuju selasa
20092011

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Untitled

cerita ini bukanlah sebuah perpisahan tetapi... Awal sebuah pertemuan yang baru.. Bertemu dalam cerita baru yang lebih seru... tentang Kisahmu.. Kisah kita.. yang kau jalani dalam ruang yang berbeda... Kita masih dalam tempat yang sama kawan... Dalam semesta yang mengalurkan cerita-cerita kamu, kita dan semua.. Bersama Slamanya...dalam Hati, ingatan dan Ukhuwah.. Buburanda 12January2017 "Ketika Mutasi Erna, dan BNNP NTB"  Salam sayang, Hangat dan Sukses buatmu dan Keluarga

Berkunjung ke Gramedia

Buku selalu menjadi teman setiaku, membacanya hingga habis. Mencoba memahami dari tiap kalimat yang disampaikan penulisnya. Ya..buku pula menjadi acuan, referensi dan inspirasi. Buku selalu meberikan banyak sumbangan pengetahuan yang tak terhingga.tapi dengan syarat kita harus suka membacanya. Liburan akhir pekan dan tambahan cuti bersama Natal adalah waktu yan saya tunggu. Tentulah saat-saat seperti ini adalah waktu yang tepat tuk merilekskan sejenak pikiran dan tenaga dari rutinitas kerja kantor. Seperti biasa saya menyempatkan diri tuk pulang ke rumah (kendari) kumpul bersama keluarga, tetapi jika itupun ada rezki lebih. Kebersamaan dan rumah selalu membangkitkan semangat dan kerinduan tuk pulang. Berkumpul dan berbagi cerita Mungkin itulah berlaku tuk orang-orang yang jauh dan berada diperantauan. Seperti biasa pula, kebiasaan yang tak pernah hilang berkumpul bersama teman-teman meski sekedar nongkrong namun mempererat terus silaturahim. Tak lupa Gramedia selalu me...

Terima Kasih

Mengungkap terimakasih adalah kelayakan atau kewajiban kita kepada sesama yang telah memberi kita sesuatu, apalagi itu kepada Tuhan Semesta Alam. Terimakasih tidak hanya jika pemberian itu suatu kebaikan, tapi jika itu adalah suatu keburukan (bagi saya), Kenapa..? karena keduanya masing-masing memberikan kontribusi yang sama tapi nilainya saja yang berbeda. Pemberian kebaikan adalah wujud atas respon kebaikan yang telah diberikan pula, bagaimana dengan keburukan…? Keburukan adalah cermin diri, Dengan keburukan kita telah dituntun dan ditunjukkan suatu hal-hal kebaikan. kita menjadi lebih belajar, Belajar dari semua proses yang terjadi, membuka mata dan hati sesungguhnya inilah diri kita serta mengetahui apa yang menjadi kekurangan. Ini adalah bentuk penghargaan yang pahit tapi manis Seperti Kopi. Kebaikan dan Keburukan adalah sama tapi beda. Bernilai positif dan negative, tergantung dari sudut mana kita berdiri untuk menilai. Kebaikan memang baik, tapi keburukan sepertinya jangga...