Langsung ke konten utama

Warna-Warni Duniaku


Duniaku penuh warna-warna, seperti pelangi. Merah, Kuning, Hijau, Ungu dilukis dalam tiap alur perjalanan hidup. Ataupula seperti warna-warna larutan yang telah kureaksikan diruang labaoratorium. Warna adalah Reaksi dari suasana yang telah dicipta. Kamu sedih dan murung warnanya pasti gelap dan mendung. Ada Cinta dan Kasih ,warnanya pasti pink berbunga-bunga bahagia, ada damai ada sejuk dan pancaran mata yang berbinar-binar. Warna terbentuk dari dapur hatimu dihiangkan daiatas meja-meja matamu. Mata tak dapat menyembunyikan suasana hatimu, karena warnanya tlah dibentuk dari dalam hati.

Warna dan dunia seakan tak terpisah. Dunia tak berwarna seolah hidup seperti zombie. Nikmati alur jalani dengan santai. Lihat hari ini, saat ini seperti kata sang alkemis. Masih banyak juga orang-orang tak menikmati warna-warni dunia, terkungkung dan kaku.Menikmati pada satu warna saja. Padahal warna-warni itu indah. Lihatlah pelangi.

Melukiskan warna-warni dalam dunia diandaikan seperti anak TK yang baru saja mengenal warna. Belajar memadu padankan, tak peduli bagus atau tidak, teraktur atau berantakan, tapi di lakoninya dengan santai tanpa beban. Tapi ujung-ujungnya menampakkan hasil yang menarik dan berkarakter. Bukankah itu Indah..?!

Masih denga satu warna..??? atau warna-warni…???pilihan di tanganmu. Tak seorangpun bisa melukiskan warna duniamu , dia hanya memberi satu totolan atau titik untuk kamu teruskan. Dan warnanya tentulah dirimu yang memberinya.




Saat menunggu dingin Kertas Saring di desikator
Laboratorium,05Januari2012


Komentar

  1. Seperti Zombie yah ? hati2 didengar sama Edward Cullen dkk, bisa tersungging mereka heehee

    Show Me your colour !!!
    ^_^

    BalasHapus
  2. tak apalah dia dengar...hehehe, toh dia juga asyik dengan warnanya. kt dengan dunia kita dan dia dengan dunianya...hehehe

    its my colour..,what about you..??^^

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ang Pao di Tradisi Pernikahan Buton

Memasuki jenjang pernikahan untuk pasangan perawan dan bujang yang telah matang dan “mapan” adalah suatu acara yang sangat di dambakan oleh keduanya, apalagi jika pasangan tersebut telah lama menjalin atau saling mengenal karakter antara keduanya ataupun jika acara tersebut berlangsung karena alasan perjodohan orang tua. Tidak hanya keduanya acara bahagia seperti pernikahan tentu pula sangat dinantikan oleh seluruh keluarga. Seperti beberapa hari ini, saya turut menghadiri dan mengikuti proses pernikahan kedua sahabat saya di Baubau (Buton). Ada rasa bahagia dan campur sari di dalam hati menyaksikan acara pernikahan mereka. Bahagia karena akhirnya keduanya telah menyatu, dipertautkan hatinya oleh Allah SWT dalam suatu ikatan suci pernikahan dan kesedihan karena keadaan status yang sudah berbeda (tidak bisa sebebas saat masih sendiri) serta kecemasan setelah diberondong pertanyaan kapan menyusul ( sedikit miris tapi tak apalah). Proses pernikahan keduanya tentunya menggunakan trad...

Mutasi...Oh Mutasi

Mutasi…?kenapa dengan mutasi..?? ada yang dimutasi..?? Mutasi itu pergeseran atau perpindahan yang menyebabkan terjadinya perubahan. Saya mengambil lingkup pengertian mutasi disini dalam bidang pekerjaan, artinya pergeseran kedudukan atau jabatan yang terjadi dalam satu instansi ataupun antar instansi. Biasanya Mutasi ini sebagai bentuk penyegaran dalam hal pekerjaan, bentuk promosi agar naik kejenjang yang lebih tinggi, tapi kadang pula sebagai bentuk hukuman ringan buat pegawai yang ngeyel. Hal seperti ini lazim terjadi dalam sistem birokrasi kerja. Mutasi kadang menyisakan kesedihan dan kegembiraan bagi yang ditinggalkan dan meninggalkan. Sedihnya sudah sekian lama bersama, solid, kompak dalam bekerja dan saling mengerti tiba-tiba harus pindah dengan tugas dan tempat yang baru. Kalau gembira bisa diartikan dua hal, pertama gembira karena promosi jabatan (Untuk yang dimutasi), dan yang kedua jika yang dimutasi adalah orang yang kurang/tidak memberi kesan baik dalam lingku...

Berkunjung ke Gramedia

Buku selalu menjadi teman setiaku, membacanya hingga habis. Mencoba memahami dari tiap kalimat yang disampaikan penulisnya. Ya..buku pula menjadi acuan, referensi dan inspirasi. Buku selalu meberikan banyak sumbangan pengetahuan yang tak terhingga.tapi dengan syarat kita harus suka membacanya. Liburan akhir pekan dan tambahan cuti bersama Natal adalah waktu yan saya tunggu. Tentulah saat-saat seperti ini adalah waktu yang tepat tuk merilekskan sejenak pikiran dan tenaga dari rutinitas kerja kantor. Seperti biasa saya menyempatkan diri tuk pulang ke rumah (kendari) kumpul bersama keluarga, tetapi jika itupun ada rezki lebih. Kebersamaan dan rumah selalu membangkitkan semangat dan kerinduan tuk pulang. Berkumpul dan berbagi cerita Mungkin itulah berlaku tuk orang-orang yang jauh dan berada diperantauan. Seperti biasa pula, kebiasaan yang tak pernah hilang berkumpul bersama teman-teman meski sekedar nongkrong namun mempererat terus silaturahim. Tak lupa Gramedia selalu me...