Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2012

Bundaku Sehat, Negeriku Sehat

Kesehatan selalu menjadi faktor pendukung utama dalam melakukan segala aktivitas keseharian. Tak mengenal siapapun itu, Namun dalam proses hadirnya kita di dunia, kesehatan ibu menjadi faktor yang terpenting agar melahirkan tunas-tunas bangsa yang sehat dan berkualitas. Awal mulanya dari proses merencanakan kehamilan, saat masa kehamilan dan setelah proses persalinan. Anak-anak yang sehat sangat didukung oleh asupan nutrisi dari dan selama dihamilkan dan setelah dilahirkan. Dan hal ini tentupula tergantung pada kondisi kesehatan seorang ibu sebagai seseorang yang mengandung dan mendidik kita. Baik itu kesehatan fisik maupun mental. Banyak hal yang perlu diperhatikan dalam proses ini, utamanya pada saat kehamilan. Kebutuhan akan makanan – makanan bergizi menjadi mutlak dikonsumsi. Dan tentunya kita tak lepas dari konsumsi nutrisi dasar yaitu, karbohhidrat, protein, vitamin dan mineral. Ibu hamil membutuhkan 300 kalori per harinya untuk memenuhi kebutuhan perkembangan di

Menunggu Hujan

Telah kering kerontang tanahnya menahan hingga diadukan rintihnya pada musim merajuk pada awan-awan menengadah wajahnya sayup meminta Rintik-rintik tak jua turun Meski bulir keringat menyapu Membasah baju yang lusuh dan Bau kecut menusuk-nusuk Mungkin Musim belumlah mengangguk bukan hari ini mungkinlah esok disabarkan diri dalam peluk sampai datang jua mengetuk-ngetuk BWI, 21february2012

Sing

Lets sing...sing... Sing a song Mengucap kata dalam nada Dari potongan-potongan music yang berirama Ambil…ambil nada suaramu Diantara deretan tangga nada Petik..petik gitarmu Mengiring kata dan suara memecah diam hingga membahana Tak perlu menjadi Diva untuk bernyanyi Cukuplah Diva untuk dirimu sendiri Dari rumah-rumah rekamanmu Sekedar mengolah rasa yang nisbi * Pengalihan Medibrata,20february2012

Merah

Merahku tak luntur, tak pula kusam Tetap terang takkan padam Membungkus asa yang getir Meski gelitik tawa yang menyisir Merahku takkan menghitam Meski dilarung dalam malam-malam kelam Biar kata terus menguhujam Tak melunak luluh karena tangis-tangis riam Bukan keras atau kejam Karena hati kita tak sepaham Biar…biar kakiku hengkang Diantara waktu yang terus melenggang Medibrata,20february2012

Stress dan Tawa

Menjalani roda kehidupan memanglah tak lepas dari masalah yang membawa pikiran untuk terus menerus bekerja dalam hal mengendalikan hati dan pikiran agar tetap berjalan seimbang. Masalah yang hinggap memicu timbulnya stress pada tiap-tiap individu. Apakah itu terkait dengan masalah pekerjaan,keluarga atau masalah social kemasyarakatan lainnya. Penyebab stress yang diungkap oleh Cannon berawal dari kejadian traumatic yang menimpa penderita dalam riwayat hidupnya, stress ini pula mengakibatkan gangguan kesehatan karena memicu system metabolisme tubuh berjalan tidak seimbang. Perubahan emosional negative yang menimbulkan perubahan reaksi biokimiawi, fisiologi dan kognitif. Dalam hal ini tubuh memproduksi hormon stres (kortisol) secara berlebihan sehingga memicu ketidaknormalan kadar gula darah yang tentunya akan pula menjadi pemicu penyakit lainnya, secara komplikasinya stres menimbulkan Tekanan darah tinggi dan serangan jantung, Sakit mental, hysteria. Gangguan makan seperti hilang n

Yogyakarta

Yogyakarta Ku temui di bawah kaki gunung merapi Dalam hangatnya sulfur yang membaui Aromanya menyusup Dan Mengecup-ngecup Malioboro Dalam tapak jejak-jejakku Kutinggal dengan senyuman Ku simpan rapat kata Kau begitu mempesona Yogyakarta dan Malioboro Disudut kota itu Kutemui mimpiku yang tlah lama

Bunga

Ku menyebutmu bunga Bunga di taman silsilahku yang tumbuh dari kasih sayang Dalam taman yang kupagari Dulu sempat layu bahkan hampir mati Karena musim tak bersemi Tidak... Bukan karena musim,kau kan layu Masih ada tangan-tangan kasih, pupuk dan air segar melanjutkan tumbuh kembangmu Kini, Ia Bunga tumbuh cantik di taman ada yang hendak memetiknya di pindahkan, dan ingin disemai di taman yang baru segurat sedih menyambar wajah-wajah tak di inginkannya pindah... Bukan karena apa tak diinginkanya layu karena musim yang sama Petiklah ia dalam kasih Semai dan rawat hingga berkembang menyebar memenuhi sluruh taman Jika teringkar Layaknya pemetik ku sebut hama saat-saat dalam pinta Medibrata, 11February2012

Just It

Iya… Karena tak mesti banyak kata terucap Cukup , untuk ruang yang kuberi Tak lebih dan tak pula kurang Tak sempit namun tak pula luas Selayak kata dengan spasi, ada jeda memberi ruang Ada pula ucap dengan intonasi, Ada rasa tuk di mengerti Saat tlah habis kata di tanda titik Tak ingin mengulang lagi meski setitik. Medibrata di tengah malam, redanya amukan rasa Rabu,08February2012